black.png

Pusat Aktivitas

Banua

cowo kenangan 1.png
whitewhite.png

Lombon memiliki fungsi utama sebagai dapur. Pada umumnya dapur menampung aktivitas mengolah hasil bumi untuk memenuhi kebutuhan pangan  penghuni rumah. Namun, dalam kepercayaan masyarakat Mamasa yang masih menganut agama setempat (Allu Maphurondo), lombon juga dijadikan sebagai tempat berdoa.

8.jpg

MAMASA Ekspedisi Lima Banua

2(1).jpg

MAMASA Ekspedisi Lima Banua

whitewhite.png

Penghuni rumah biasa beraktivitas di lombon pada pagi dan sore hari. Mereka memasak dan menikmati hasil olahan bumi bersama keluarga. Di siang hari mereka melakukan aktivitas lain di luar rumah, yaitu bertani dan berkebun, sedangkan malam hari, lombon juga digunakan sebagai tempat mereka tidur. Alasannya karena lombon memberikan rasa hangat karena letak kasur tempat mereka tidur dekat dengan tungku. Namun, pada masa kini kebanyakan lombon tidak lagi digunakan untuk tempat tidur. Aktivitas penghuni rumah terkonsentrasi di lombon sehingga ruang ini kerap digunakan sebagai akses utama bagi keluarga dekat penghuni rumah untuk memasuki rumah. Pola aktivitas di dalam lombon mempengaruhi susunan ruang-ruang di sekitarnya (kamar pemilik rumah) disebabkan aktivitas keluarga inti paling banyak terjadi di lombon. Oleh karena itu, lombon dapat disebut sebagai pusat aktivitas di dalam banua.